PENENTUAN ENERGI SPESIFIK PENGADUKAN SEBAGAI DASAR PERANCANGAN MESIN PENGEKSTRAK SANTAN KELAPA TIPE SENTRIFUGAL

BAB I

PENDAHULUAN

1.1.     Latar Belakang Penelitian

Santan kelapa banyak dimanfaatkan untuk pembuatan minyak goreng dan aneka makanan yang diproduksi oleh indrustri maupun usaha kecil menengah (UKM). UKM yang memanfaatkan santan sebagai bahan baku antara lain usaha pembuatan virgin coconut oil (VCO) dan pembuatan minyak goreng. Usaha pembuatan minyak goreng dengan bahan baku kelapa banyak dilakukan oleh masyarakat di Kecamatan Srandakan, Bantul, Yogyakarta. Usaha pembuatan minyak goreng ini telah dilakukan secara turun-temurun. Usaha ini banyak terdorong karena bahan baku kelapa yang melimpah dan mudah didapatkan serta proses pembuatannya yang mudah meski dengan peralatan yang sederhana.

VCO atau virgin coconut oil sedang naik daun di Indonesia. VCO menjadi buah bibir yang hangat, di tempat arisan, di tempat kerjaan, sewaktu berkumpul dengan teman-teman, hingga ajang gaul lewat milis internet. Berbagai iklan produk ini juga cukup banyak menghiasi media massa belakangan ini (Partawidjaja dan Wardani, 2008). Permintaan pasar yang tinggi menjadikan bisnis VCO mempunyai prospek yang menjanjikan. Coconut center di Yogyakarta menjual 10.000 – 15.000 botol VCO ukuran 120 ml, sedang Ny. Herry Subandrio seorang pemilik usaha VCO berhasil menjual 5 – 10 dos VCO isi 6 botol ukuran 150 ml per bulan. Harga jual VCO jauh lebih tinggi dibanding bila kelapa dijual mentah. Harga minyak kelapa murni dipasaran internasional paling rendah Rp 100.000/kg, kalau kualitas minyak cukup baik harga bisa melambung sampai Rp 500.000/kg. Harga VCO dipasaran loka sangat bervariatif, mulai dari Rp 25.000 per botol ukuran 120 – 250 ml, ada juga yang menawarkan dengan harga Rp 30.000 – 35.000 per botol ukuran 150 ml (Anonim, 2008).

Bahan baku untuk pembuatan minyak goreng dan VCO adalah santan kelapa. Pengambilan santan diawali dengan pengupasan buah kelapa, pemecahan tempurung kelapa, pengambilan daging kelapa dari tempurungnya, pemarutan kelapa, ekstraksi santan kelapa dan penyaringan. Santan yang dihasilkan kemudian digunakan untuk pembuatan minyak, VCO dan makanan lainnya. Sebagian besar proses – proses tadi masih dilakukan secara manual. Peralatan mekanis yang banyak dijumpai pada saat ini baru pemarut kelapa.

Kegiatan ekstraksi memerlukan ketekunan karena akan mempengaruhi banyaknya santan kelapa yang dihasilkan. Pada pengamatan yang dilakukan pada usaha pembuatan  minyak goreng di Bantul menunjukkan bahwa kegiatan pemerasan parutan kelapa merupakan kegiatan yang  paling melelahkan. Pemerasan dilakukan dengan memasukkan parutan kelapa kedalam wadah yang terbuat dari anyaman bambu yang besar. Parutan kelapa itu diberi air kemudian diinjak – injak selama 1 sampai 2 jam. Santan kelapa akan keluar melalui pori-pori anyaman bambu dan ditampung dalam bak pengendapan  seiring dengan penambahan air imbibisi. Semakin lama penginjakan dan  pengadukan maka semakin banyak pula santan yang dihasilkan sampai batas tertentu dimana setelah batas maksimal maka santan tidak akan keluar lagi. Kegiatan ini disamping tidak efektif, juga diperkirakan masih banyak santan yang belum terekstrak.

Kegiatan pengekstraksian santan serupa juga dijumpai pada usaha pembuatan VCO di daerah Kokap, Kulon Progo. Karena kapasitasnya yang kecil maka pemerasan dilakukan dengan tangan dan diperas dengan alat pengepres. Namun, kegiatan ini dari segi kesehatan dipandang kurang higienis. Peralatan ekstraksi yang memadai belum banyak yang tersedia. Pengamatan dilapangan, sebagian besar UKM pembuatan minyak goreng  di daerah Srandakan, Bantul ekstraksi masih dilakukan secara manual. Seperti pada UKM Nunggu Mongso di desa Trimurti, Srandakan, Bantul ekstraksi masih dilakukan dengan cara memasukkan parutan kelapa kedalam anyaman bambu, kemudian diinjak – injak sambil terus diberi air hingga santan keluar dari celah nyaman. Kegiatan tersebut berlangsung antara 1 – 1,5 jam, hingga santan yang keluar dari celah anyaman bambu itu encer. Ekstraksi dengan cara demikian kurang efektif serta produktivitasnya rendah sehingga diperlukan sebuah alat pengekstrak santan kelapa.

Energi spesifik pengadukan merupakan energi persatuan berat atau bisa juga dinyatakan sebagai daya (watt) per kapasitas kerja alat (kg/menit). Daya sendiri merupakan fungsi dari torsi pengadukan, dimana besarnya torsi ditentukan oleh dimensi dan jumlah baling – baling pengaduk. Untuk merancang alat pengekstrak santan kelapa yang mempunyai kapasitas kerja sesuai dengan yang diinginkan, maka harus diketahui harga energi spesifik pengadukan. Melalui penelitian ini akan ditentukan energi spesifik pengadukan yang menjadi dasar untuk merancang mesin pengekstrak santan kelapa. Mesin pengekstrak tersebut diharapkan dapat mempermudah proses pengambilan santan kelapa dan dapat meningkatkan produktivitas kerja UKM minyak goreng dan VCO maupun usaha lain yang menggunakan santan sebagai bahan baku.

1.2.     Tujuan Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan energi spesifik pengadukan sebagai dasar untuk merancang mesin pengekstrak santan.

1.3.      Batasan Masalah

Penelitian ini dibatasi hanya pada penentuan energi spesifik pengadukan yang diperlukan untuk pengadukan santan kelapa. Energi spesifik dinyatakan dalam satuan KJ/kg bahan yang diaduk. Mesin pengekstrak yang dirancang dengan energi spesifik yang didapat dari penelitian ini adalah mesin pengekstrak santan kelapa tipe sentrifugal yaitu pengekstrakan santan dengan cara diaduk. Mutu santan didasarkan pada Standar Nasional Indonesia (SNI).

1.4.      Manfaat

Energi spesifik pengadukan yang diperoleh dapat digunakan untuk merancang mesin pengekstrak santan sesuai dengan keinginan perancang. Penelitian ini dapat membantu memperbaiki kualitas maupun kuantitas produksi UKM yang menggunakan santan kelapa sebagai bahan baku industrinya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s