PEMBIBITAN KARET

Bibit yang baik merupakan modal keberhasilan usaha perkebunan. Bahan dasar dari usaha pembibitan :

  1. Batang bawah yang berasal dari biji
  2. Batang atas yang diperoleh dari mata tunas

Batang Bawah yang dipakai biasanya berasal dari klon : GT 1, PB 260,AVROS 2037, RRIC 100. Batang atas yang dipakai berasal dari klon anjuran.

Klon Penghasil Lateks (klon yang diharapkan lateksnya) : BPM 24, BPM 107, BPM  109, IRR  104, PB 217 dan PB 260

Klon Penghasil Lateks-Kayu : BPM 1, PB 330, PB 340, RRIC 100, AVROS 2037, IRR 5, IRR 32, IRR 39, IRR 42, IRR 112 dan IRR 118

Klon Penghasil Kayu (klon yang digunakan untuk batang bawah) : IRR 70, IRR 71, IRR 72,dan IRR 78

Ciri – ciri klon GT1 adalah :

          Bentuk : bulat, perut segitiga

          Ukuran : kecil

          Warna : putih kecoklatan

          Warna mozaik : kecoklatan tua

          Bentuk mozaik : sambung menyambung

Ciri –ciri klon PB 260 :

          Bentuk : pipih

          Ukuran : sedang

          Warna dasar : putih

          Warna mozaik : coklat

          Bentuk : sambung menyambung

Ciri – ciri klon RRIC 100 :

          Bentuk : lonjong

          Ukuran : besar

          Warna : putih

          Warna mozaik : coklat

          Bentuk mozaik : terputus – putus

Ciri – ciri klon AVROS 2037 :

          Bentuk : bulat

          Ukuran : sedang

          Warna : putih kecoklatan

          Warna mozaik : coklat tua

          Bentuk mozaik : sambung menyambung

 

PENGADAAN BIJI

Sifat fisiologi biji :

  1. Tidak pernah kering dipohon dan jatuh setelah masak fisiologis (ka > 35%)
  2. Tidak tahan kering dan tidak mempunyai masa dormansi
  3. Mati jika kadar air turun sampai 12 – 20 %
  4. Viabilitas cepat turun, walaupun kelembaban tinggi
  5. Biji segar : warna mengkilap, tidak cacat, bernas dan bila jatuh kelantai akan melanting.

Areal pengumpulan biji

Areal pengumpulan biji adalah dari Blok minimal 10 Ha, umur 10 -25 tahun (3000- 6000 biji/Ha). Areal dirawat dan dibersihkan dari gulma bila perlu dipupuk 200 kg posfat alam/Ha/tahun.

Pengadaan biji

Pengumpulan biji dilakukan setiap hari/2 hari.  Biji yang telah terkumpul disortasi ringan/pembuangan biji lama/kopong.

Jadwal pengiriman dua/tiga hari sekali

Pengiriman biji dalam karung goni dan dihindarkan dari sinar matahari langsung
Paling lama setelah 6 hari biji dikecambahkan

Penangan biji

Merendam biji

Tujuan dari perendaman adalah untuk meningkatakan masa perkecambahan biji. Pada suhu 00 C akan mengalami pembekuan sel. Pada suhu ruangan 7 – 100 C segar selama 2 bulan. Temporer/mendadak, biji ditebar dibawah pohon-pohon rindang setebal ± 5 cm, disiram 2 kali sehari.

Persemaian biji

          Biji disusun, jarak antar baris 1 cm, dalam barisan 0,5 cm

          Tekan kedalam pasir dengan perut biji menghadap kebawah

          Pintu lembaga menghadap satu arah

          Tutup dengan goni atau alang – alang basah

          Disiram setiap hari

Biji yang baik dalam 7 hari sudah berkecambah, periode kecambah adalah 7 – 21 hari. Apabila biji lebih dari 21 hari baru berkecambah maka bibit itu kurang baik (dibuang). Kecambah untuk pembibitan batang bawah : Stadia pancing / jarum, umur < 21 hari sejak persemaian, akar tunggung lurus dan tidak terserang JAP (jamur akar putih).

 

 

 

  Persemaian bibit

          Tofografi datar, dekat dg jalan, sumber air & mudah dilalui

           Dekat dengan lokasi pembibitan batang bawah

           Memiliki naungan buatan/alami

           Ukuran bedengan L=1.2 m, P= 10 m, T= 15 cm

           Bedengan dibuat dari papan yg diisi pasir setebal 10 cm

           Arah bedengan utara-selatan, jarak antar bedengan 1.5 m

           Naungan dibuat dari lalang /nipah menghadap ke Timur (depan) tinggi 1.5 m dan belakang 1 m

 Setiap bedengan dapat ditanam 1.000 butir biji

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s